Fri. Oct 18th, 2019

Wisata Kuliner

Traveling

Berkenalan dengan Yoforia, Produk Yogurt Segar yang Menyehatkan

3 min read

Apa yang terlintas dalam pikiran kamu ketika mendengar kata ‘yogurt’? Apakah itu bayangan tentang rasanya yang asam? Apakah itu tentang khasiatnya yang manjur dalam membantu melancarkan pencernaan? Apapun itu, konsumsi yogurt memang sudah semakin mudah dan merata di segala strata masyarakat. Tua-muda, pria-wanita, semuanya setidaknya pernah mengonsumsi yogurt sekali dalam hidupnya. Nah, sekarang pilihan produk yogurt kamu semakin beragam dengan kehadiran Yoforia.

Yogurt di Pasaran

Yoforia hadir sebagai salah satu produk yang ikut menyemarakkan pasar produk yogurt dalam negri. Akan tetapi, dengan begitu banyak pilihan dan nama produk yang ada di luar sana, tentunya kamu penasaran apa yang membuat Yoforia berbeda dan pantas dijadikan andalan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya jika kamu melihat dulu apa yang ada sebetulnya di tengah cakupan pasar produk yogurt saat ini. Yang perlu kamu sadari adalah ini: Tidak semua produk yogurt yang beredar di kalangan masyarakat merupakan produk segar. Fresh yogurt adalah produk turunan susu yang memiliki kandungan bakteri aktif yang masih hidup ketika dikonsumsi. Kebanyakan produk yang ada telah melalui proses panjang dalam lini produksinya sehingga ketika produk terkait siap dipasarkan, kandungan bakteri yang seharusnya bisa berfungsi baik dan menyeluruh dalam membantu memelihara sistem pencernaan sudah mati. Kalaupun masih tersisa koloni bakteri hidup di dalam suatu produk, jumlahnya mungkin tidak lagi memadai untuk dijadikan media pemeliharaan sistem pencernaan.

Apa yang Membuat Yoforia Berbeda?

Yoforia menggunakan Live Probiotics dalam proses produksinya. Susu segar, yang merupakan bahan dasar utama, tidak lagi menjalani proses apapun setelah dibuat menjadi yogurt—tidak dipanaskan lagi maupun melalui proses UHT. Hal ini menyebabkan kandungan bakteri baik tetap utuh dan hidup sehingga produk bisa bekerja dengan sempurna setelah dikonsumsi. Ditambah lagi, dengan menggunakan probiotik hidup, Yoforia memiliki tekstur yogurt yang lebih creamy serta rasa yang tidak terlalu asam dibandingkan produk merk lain. Namun, hal yang perlu diingat adalah Yoforia menggunakan 50% susu murni dalam pembuatannya. Kalau kamu alergi terhadap laktosa, kamu tidak dianjurkan mengonsumsi yogurt berbahan dasar susu, ya. Bakteri yang terlibat dalam pembuatan yogurt Yoforia adalah Lactobacillus delbrueckii subspecies bulgaricus serta Streptococcus thermophilus.

Yogurt untuk Diet?

Kandungan lemak jenuh dalam Yoforia juga terbilang kecil di angka 2 gram saja. Dari kandungan lemak jenuh ini, kamu bisa mendapatkan energi sebanyak 15 kilokalori. Dengan demikian, asal dikonsumsi tidak berlebihan dan tepat sasaran, Yoforia tidak akan berpengaruh banyak terhadap berat badan. Yoforia juga mengandung serat alami yang diturunkan dari buah jeruk. Dietary fiber ini, selain bagus untuk membantu pencernaan, juga memiliki tekstur yang lembut sehingga tidak berbahaya bagi kesehatan. Mengenai rasa, sebagai produk yogurt, tentunya Yoforia memiliki rasa asam yang khas. Namun rasa asam tersebut tidak terlalu tajam sehingga anak-anak pun suka dengan yogurt ini dan mereka yang bermasalah dengan lambung tidak akan menemui kesulitan setelah mengonsumsinya. Ada beberapa pilihan rasa yang bisa kamu nikmati. Varian terbaru adalah lychee blast, yakni perpaduan antara rasa asam yogurt yang segar dengan rasa buah leci yang manis dan eksotis. Yogurt rasa buah leci ini memiliki keunikan tersendiri yang mungkin bisa menjadikannya varian terfavorit. Rasa buah leci yang manis sedikit menetralkan rasa asam yogurt sementara kesegaran yogurt memperkuat sensasi dari buah leci yang unik. Padu-padan inilah yang membuat varian Yoforia ini cocok dijadikan teman di segala kesempatan

More Stories